IP ADDRESS
IP Address adalah alamat yang
diberikan ke jaringan dan peralatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP.
IP Address terdiri dari 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat
angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.16.10.1.
Oleh karena itu protocol IP adalah protocol yang
paling banyak dipakai untuk meneruskan (routing) informasi didalam jaringan
komputer satu dengan lain, maka kita harus benar-benar memahami IP address ini.
Namun pengertian IP address dan subnetting sering agak membingungkan pemakai.
Oleh sebab itu dalam disini akan diuraikan tahap demi tahap konsep IP address
tersebut dengan harapan agar anda dapat mengerti cara penggunaan nya dengan
baik.
IP Address terdiri dari 2 bagian
yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat dari jaringan
dan host ID menentukan dari peralatan jaringan. Oleh karena itu IP address
memberikan alamat lengkap dari suatu peralatan jaringan beserta alamat jaringan
dimana peralatan itu berada. Ini sama ibaratnya dengan pemberian alamat rumah
dimana tempat tinggal kita berada.
Fungsi IP Address :
a. Sebgai
alat identifikasi host atau antar muka pada jaringan (dicontohkan seperty nama
orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tsb)
b. Sebgai
alat lokasi jaringan (dicontohkan seperty alamat rumah kita yang menunjukan
lokasi kita berdua)
IP
Address ditulis dengan bilangan 4 desimal yang masing-masing dipisahkan oleh
titik (192.168.1.1)
IP
Address ada dua Versi yaitu :
1. Alamat
IP Versi 6 (titik 2)
Alamat
IP versi 6 (sering disebut sebagi alamat Ipv 6) adalah sebuah jenis
pengalamatan jaringan yang digunakan didalam protokol jaringan TCP/IP
yangmenggunakan protokol internet versi 6. Panjang totalnya adalah 128 BIT dan
secra teoritis dapat mengalamati hingga 2¹²8=3,4x10²8 host komputer diseluruh
dunia
Jenis-jenis
alamat Ipv 6 :
Ipv
mendukung beberapa jenis pormat prefix yaitu : 128
a. Alamat
unicast adalah yang menyediakan komunaksi secara point-to-point
b. Alamat
multicast adalah metode untuk mengirim sebuah paket data kebanyak host
c. Alamat
anycast adalah metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat
2. Alamat
IP versi 4
Ipv
4 adalah sebuah jenis pengalamatan yang digunakan dalam protokol jar TCP/IP
yang menggunakan protokol Ipv 4 memiliki keterbatasan
Kelas
Versi 4 panjang totalnya 8 BIT mengalamati sebanyak 4 miliar host komputer
didunia.
a. Kelas
A merupakan IP address dengan jumlah yang sangat besar, sehinggga biasanya
digunakan untuk jaringan yang sangat besar dengan jumlah yang sangat banyak
16,777,214 host
b. IP
Address Kelas B meruapakan IP address dengan jumlah host yang sedang, jumlah
maksimal host berkisar 65,534 host, sehingga IP ini cocok untuk jaringan dengan
jumlah host yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil
c. IP
Address Kelas C meruapakan IP address dengan jumlah host yang sangat kecil
sehingga IP addresss ini digunakan untuk jaringan kecil seperti
disekolah,dikantor maupuninstalasi rumahan, jumlah maksimal host pada IP
address ini hinggga 254 host
SUBNET MASK
Subnet
Mask merupakan istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu
kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan
host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau
jaringan luar.
Nilai subnet Mask
berfungsi untuk memisahkan network 10 dengan host 10.28-2
Contoh :
Alamat kelas B =
170.203.93.5 bilangan binernya adalah 10101010.11001011.01011101.00000101
Subnet mask defaulf
untuk alamt Kelas B adalah : 11111111.11111111.00000000.00000000
Bisa juga ditulis dalam
notasi desimal = 255.255.0.0
|
Kelas Alamat IP
|
Okta Pertama
(Desimal)
|
Okta Pertama (Biner)
|
Digunakan untuk
|
|
Kelas
A
Kelas B
Kelas C
Kelas D
Kelas E
|
1-126
128-191
192-223
224-239
240-255
|
0xxxxxxx
10xxxxxx
110xxxxx
1110xxxx
1111xxxx
|
Alamat unicast untuk jaringan sekala besar
Alamat unicast untuk jaringan menengah hinggga
bersekala besar
Alamat unicast untuk jaringan sekala kecil
Alamat
multicast (bukan alamat unicast) Direservasikan umumnya di gunakan sebagi
alamat perkotaan
|
Tabel subnet Mask untuk
kelas A,B,C
Kelas A :
11111111.0000000.0000000.0000000 = 255.0.0.0
Kelas B :
11111111.11111111.00000000.00000000 = 255.255.0.0
Kelas C :
11111111.11111111.11111111.00000000 = 255.255.255.0
Table
Suneting Kelas A
|
CIDR
|
Subnet mask
|
Host
|
Network
|
|
/8
/9
/10
/11
/12
/13
/14
/15
|
255.0.0.0
255.128.0.0
255.192.0.0
255.224.0.0
255.240.0.0
255.248.0.0
255.252.0.0
255.254.0.0
|
16777212
0388606
4194302
2097150
1048574
524286
262142
131070
|
1
2
4
8
16
32
64
128
|
Tabel
Subneting Kelas B
|
CIDR
|
Subnet mask
|
host
|
Network
|
|
/16
/17
/18
/19
/20
/21
/22
/23
|
255.255.0.0
255.255.128.0
255.255.192.0
255.255.224.0
255.255.240.0
255.255.248.0
255.255.252.0
255.255.252.0
|
65364
32767
16382
8190
4092
2046
1022
510
|
1
2
4
8
16
32
64
138
|
Tabel
Subneting Kelas C
|
CIDR
|
Subnet mask
|
Host
|
Network
|
|
/24
/25
/26
/27
/28
/29
/30
/31
|
255.255.255.0
255.255.255.128
255.255.255.192
255.255.255.224
255.255.255.240
255.255.255.248
255.255.255.252
255.255.255.254
|
254
126
62
30
14
6
2
6
|
1
2
4
8
16
32
64
128
|
Setiap
host di dalam sebuah jaringan yang menggunakan TCP/IP membutuhkan sebuah subnet
mask meskipun berada di dalam sebuah jaringan dengan satu segmen saja. Entah
itu subnet mask default (yang digunakan ketika memakai network identifier
berbasis kelas) ataupun subnet mask yang dikustomisasi (yang digunakan ketika
membuat sebuah subnet atau supernet) harus dikonfigurasikan di dalam setiap
node TCP/IP.
Komentar
Posting Komentar