hanya aku

mungkin hanya aku yang merasakannya, 
awalnya kutepis semua rasa tak mengenakan yang menyerang hati.
membuang semua angan buruk yang menghinggapi pikaranku,
mencoba untuk bangkit sedikit demi sedikit,

tapi hari demi hari,
semakin terbuka lebar tentang kebenaran,
entah hanya kebenaran palsu atau nyata,
semua terlihat kelam,

hingga detik ini pun,
keraguan masih menjalari langkah ku,
langkah yang kupilih,
tentang semua hal yang tak bisa ku bilang kecil,
masih dalam ambang keraguan,

dan untuk kesekian kalinya,
aku merasa,
mungkin hanya aku yang merasakannya,
rasa yang membuat sesak,


Komentar

Postingan Populer