Seolah sebongkah kayu,
kayu yang terombang-ambing
dalam deras aliran sungai
nyaris mati melawan,
hampir mencapai tepi,
tapi derasnya sungai
semakin menjadi-jadi,
hingga sang kayu pasrah
dalam rangkulan aliran sungai.
(untuk kediaman ku dalam memilih)
Komentar
Posting Komentar