hanya bersikap jujur



        Untuk mu,

Malam ini, malam ke enam dan tak ada kabar. Semoga kau baik di sana.

Bagi ku ini sungguh hal baru, bertemu dengan kau yang begitu baik. Tapi nyatanya baik ini universal, kadang aku tak bisa beda kan. Hingga dibuat gelisah.

Rasanya ini proses yang membuat ku merasa salah, menentang pendirian ku akan hidup untuk hal yang lebih baik dijalan Tuhan. Ini membuat frustasi, semakin ku pikir.

Awal mula semua ini, ku pikir akan berkata tidak. Tapi rasa nyaman ini, tetap bertahan. Bertahan untuk mendapat tempat kokoh disini, didalam dada. 

Akhir ini, aku merasa tertekan tentang hal yang begitu kecil. Merasa rapuh dengan kritik-kritik, merasa sendiri ditengah nyanyian merdu. Sungguh tempat yang paling tenang adalah pojokan kamar ku sendiri. Hal ini selalu membuat sesak, ditengah tawa. Masalah ku kini.

Tuhan, aku tau ini tak benar. Aku mendekati larangan MU, medekati hal yang umum tapi sangat ditentang. Meski begitu, aku mohon lindungi aku dan dia. Memohon untuk selalu ada dijalan MU yang benar. Tak ada yang tau akan berakhir seperti apa, hanya KAU yang tau dan yang menghendaki. Aku hanya berdoa untuk yang terbaik.

Beberapa hari ini tak ada kabar saat siang, ini menyebalkan. Dengan aku selalu melihat ada pesan kah. Ya, mungkin terlalu sibuk. Bukan ku tak ingin memulai percakapan, hanya saja aku tak suka jika akhirnya tak berbalas. Itu membuat pikiran negative menghantui.

Tak ada yang tau tentang hal ini, aku belum siap. Belum siap untuk semua komentar yang akan terlontar. Begitu goyah ku akan tanggapan orang lain. Selalu, selalu saja memikirkan orang lain.

“Jelek”, kadang kata ini mengganggu. Sebenarnya tak ada suatu yang jelek didunia ini, hanya ada saja yang kurang dan lebih. Kekurang itu bisa ditutupi kan? Ya, benar. Mungkin misalnya dengan berpenampilan rapih dan sedikit terlihat modis. Haha.

Jujur, sebenarnya aku takut. Aku takut tak ada yang bisa dibanggakan dari diri ku. Aku yang sederhana ini, tak terlalu pintar bersosialisasi, dan hanya sedikit, sungguh sedikit modis. Tak percaya diri ini menggerogoti, menjadi kegelisahan sendiri.

Aku suka caranya menenangkan ku dalam sengguk tangis. Caranya tentang memahami dan mengerti.

Salam manis ku ˆ)


Komentar

Postingan Populer