Tak Berdaya

    Rindu ini hampir tak terbendung lagi, mengenang mu.
Untuk kesekian kalinya mereka bertanya tentang keberadaan mu.
Hanya senyum tipis yang terurai, berbalas.
Kerapihan dalam menyembunyikan, betapa pilu.
Tak akan ada ganti tentang mu.
Jiwa ini membutuh kan mu.
Raga ini mengingat hangat peluk mu.
Tak pernah ada yang tahu, pecah tangis ini.

keterpurukan
kehilangan
kesedihan
kebenaran
dan kebahagian
saat itu, selalu menghantui.
terombang-ambing penuh emosi.

Salam rindu dari ku, Mah.
Malaikat hati


Komentar

Postingan Populer